Profil Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Ahok, gubernur Jakarta, politik

Jakartasatu.co – Sosok Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disapa dengan nama Ahok adalah politikus asal Belitung. Sebelum menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi, Ahok adalah seorang bupati di Belitung Timur dan menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Ia berhasil menjadi wakil gubernur berpasangan dengan Jokowi pada tahun 2012, kemudian menjabat gubernur ketika Jokowi terpilih menjadi Presiden RI periode 2014-2019.

Ahok lahir di Belitung pada tanggal 29 Juni 1966. Ia adalah anak pertama dari pasangan Indra Tjahaja Purnama (ayah) dan Buniarti Ningsing (ibu) yang merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Kakak dengan 3 orang adik ini menghabiskan masa kecilnya di Desa gantung, Belitung Timur, hingga tamat sekolah menengah pertama. Ahok kemudian pindah ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya.

Ahok mengambil S1 di Universitas Trisakti dengan Jurusan Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik Mineral. Pada tahun 1989 ia mendapatkan gelar Insinyur Geologinya. Ahok kemudian kembali ke kampung halamannya dan mendirikan sebuah CV Panda yang bergerak pada bidang kontraktor pertambangan PT Timah. Dua tahun setelah itu, Ahok melanjutkan kuliah untuk mendapatkan gelar Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya. Setelah mendapatkan gelar tersebut, dia kemudian bekerja di PT Simaxindo Primadaya dan menjabat sebagai staf direksi bidang analisa biaya dan keuangan proyek.

Berbekal ilmu pengetahuan dan pengalaman bekerjanya, Ahok kemudian mendirikan PT Nurindra Ekapersada, yang merupakan awal perjalanan dari Gravel Pack Sand (GPS). Ahok kemudian berhenti bekerja di PT Simaxindo dan mendirikan pabrik pengolahan pasir kuarsa pertama di Belitung. Perusahaan tersebut Ahok dirikan dengan mengadopsi dan mengadaptasi teknologi dari Amerika Serikat dan Jerman. Bersamaan dengan perkembangan pabrik tersebut, juga mengembangkan kawasan industri dan pelabuhan samudra. Saat ini kawasan tersebut dikenal dengan nama Kawasan Industri Air Kelik (KIAK).

Tepat pada tahun 2004, Ahok meyakinkan seorang investor Korea untuk membuat Tin Smelter atau peleburan bijih timah di KIAK. Pada tahun itu pula, Ahok bergabung dengan Partai Perhimpunan Indonesia Baru (Partai PIB) dan diamanahkan sebagai ketua DPC PIB Kabupaten Belitung. Ahok terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Belitung saat pemilu tahun 2004. Satu tahun setelah itu, Ahok menjabat sebagai Bupati Belitung Timur setelah mendapatkan 37% lebih suara rakyat. Pada masa pemerintahannya, Ahok membebaskan biaya kesehatan seluruh warga tanpa kecuali. Hanya saja, pada tanggal 22 Desember 2006, Ahok mengundurkan diri dan menyerahkan jabatannya kepada Khairul Effendi yang merupakan wakilnya pada saat itu.

Ahok kemudian mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung pada tahun 2007 dan pada saat itu dia mendapatkan dukungan dari Abdurrahman Wahid (Mantan Presiden RI Ke-4). Namun ia kalah bersaing dengan lawannya, Eko Maulana Ali. Tahun itu juga, Ahok mendapatkan penghargaan sebagai Tokoh Anti Korupsi. Pada tahun 2008, Ahok kemudian meluncurkan sebuah buku yang berjudul “Merubah Indonesia”.

Ketika menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Ahok memfokuskan rencananya untuk membenahi sistem pemerintahan. Ahok tetap tampil sederhana meski ia ditinggal Jokowi cuti kampanye pada Pilpres 2014. Setelah terpilihnya Jokowi menjadi presiden ke-7, secara otomatis Ahok naik jabatan menjadi gubernur DKI Jakarta dan menghabiskan masa periodenya. Tepat pada tanggal 19 November 2014, Ahok secara resmi dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Gubernur Jakarta di Istana Merdeka RI.

Berikut biografi singkat Ahok:

Nama Lengkap : Basuki Tjahaja Purnama
Agama : Kristen
Tempat / Tanggal Lahir : Manggar, Bangka Belitung / 29 Juni 1966
Istri : Veronica Tan
Anak : Nicholas, Nathania, Daud Albeenner

Riwayat Pendidikan

  • Program Pasca Sarjana Manajemen Keuangan di Sekolah Tinggi.
  • Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta, 1994.
  • Sarjana Teknik Geologi di Universitas Trisakti Jakarta, 1990.
  • SMA III PSKD Jakarta, 1984.
  • SMP No. 1 Gantung, Belitung Timur, 1981.
  • SDN No. 3 Gantung, Belitung Timur, 1977.

Riwayat Pekerjaan

  • Anggota Komisi II DPR RI, 2009 – 2014.
  • Direktur Eksekutif Center for Democracy and Transparency (CDT.3.1).
  • Bupati Belitung Timur, 2005 – 2006.
  • Anggota DPRD Belitung Timur bidang Komisi Anggaran, 2005 – 2006.
  • Asisten Presiden Direktur bidang analisa biaya dan keuangan PT. Simaxindo Primadaya, Jakarta, 1994-1995.
  • Direktur PT. Nurindra Ekapersada, Belitung Timur, 1992 – 2005.
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta (2012)
  • Gubernur DKI Jakarta (2014)

Organisasi

Ketua Dewan Yayasan Sosial dan Agama di Jakarta.

Penghargaan

  • Tokoh Anti Korupsi dari Gerakan Tiga Pilar Kemitraan (KADIN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Masyarakat Transparansi Indonesia), 2007.
  • Salah satu dari 10 Tokoh yang Mengubah Indonesia, Majalah Tempo, 2006.
  • Gold Pin, Fordeka (Forum Demokrasi), 29 Oktober 2006.

Perjuangan dan kisah inspipratif Ahok dalam meraih kesuksesan tersebut semoga dapat menjadi inspirasi bagi Anda.

 

(Ratih Pratisti)

Ratih Pratisti

Ratih Pratisti

Editor, writer, traveller. Always search the answer of something that intriguing and write it down to article or another media that give knowledge to others.

More Posts - Website

Follow Me:
TwitterFacebookLinkedIn

Comments

comments

Share This Post

2 Comments - Write a Comment

Post Comment