Anggota DPR Ingatkan Pesan Jokowi Akibat Terpanggangnya 3 Orangutan di Bontang

Anggota DPR Ingatkan Pesan Jokowi Akibat Terpanggangnya 3 Orangutan di Bontang

Jakartasatu.co – Sebanyak 3 orangutan di Bontang, Kalimantan Timur tewas terpanggang akibat adanya pembakaran lahan. Akibat kejadian tersebut, Daniel Johan selaku anggota Komisi IV DPR mengecam dan mengingatkan semua pihak mengenai peringatan Presiden Jokowi.

“Presiden Jokowi sebenarnya sudah memperingatkan bahwa pembakaran lahan tidak boleh terulang lagi di tahun 2016 ini dan tahun berikutnya,” kata Daniel di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Pada awal tahun lalu, Presiden Jokowi secara tegas meminta agar seluruh aparat bekerjasama untuk mencegah terjadinya pembakaran lahan terutama pembakaran hutan. Berkaca dari bencana kabut asap di wilayah Sumatera dan Kalimantan yang sangat merugikan banyak pihak dan melumpuhkan aktivitas sehari-hari. “Kita harus dengan sepenuh hati mendukung secara penuh perintah presiden agar tidak terulang bencana kebakaran lagi. Jika tidak, sama saja sedang mempermalukan dan mengacuhkan perintah presiden,” tambah Daniel.

Daniel selaku politisi PKB, meminta aparat untuk terus mengusut kasus kebakaran lahan yang menyebabkan tiga orangutan tewas terpanggang. Jika hal tersebut tidak segera diatasi, Ia sangat khawatir bahwa orangutan akan segera musnah.

“Kejadian tersebut harus segera diusut tuntas, orangutan itu harta dan warisan alam yang berharga untuk Indonesia dan sangat tak ternilai yang menjadi ciri dan identitas tanah air kita tercinta Indonesia,” jelasnya. “Kalau sampai musnah maka lambat laun sebagian identitas Indonesia akan musnah. Jadi penegak hukum harus mengusut tuntas sehingga tidak terus terulang,” tambahnya.

“Itu padahal baru orangutan yang ketahuan tewas terpanggang. Banyak dampak ekologis lainnya yang diakibatkan kebakaran hutan,” ujar Daniel. Pada hari senin (18/1/2016) kemarin, Presiden Jokowi meminta untuk mengusut segala masalah yang berhubungan dengan pembakaran lahan. Pada akhir tahun 2015 kemarin, Daniel juga meminta pada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melarang dalam hal pemberian izin pembukaan lahan gambut.

“Pada tahun 2016 ini, kita harus benar-benar belajar dari tahun 2015. Kita harus menangani tahun ini agar lebih baik, lebih sigap, lebih di pencegahan. Jangan biarkan api semakin membesar. Tidak ada pilihan lain,” jelas Jokowi, pada Senin (18/1/2016) kemarin. TNI, Polri, dan pemda diminta untuk turun ke lapangan. Jokowi juga mengancam akan mencopot aparat yang tidak bisa mencegah terjadinya pembakaran lahan.

(Nani Maryani)

Nani Maryani

Nani Maryani

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

More Posts - Website

Follow Me:
Facebook

Comments

comments

Share This Post

Post Comment