Tantang Presiden PKS, Fahri Hamzah Kini Buka-bukaan Aib

Tantang Presiden PKS, Fahri Hamzah Kini Buka-bukaan Aib

Jakartasatu.co – Fahri Hamzah selaku Wakil Ketua DPR menantang Sohibul Iman, Presiden Partai Keadilan Sejahtera untuk sama sama saling membuka aib. Tantangan tersebut dilontarkan oleh Fahri karna ia tidak terima dengan sikap Sohibul terkait pemecatannya dari semua jenjang kepartaian.

“Kalau mau saling buka-bukaan aib, ayo.Tapi jangan meneror kader. Bahaya. PKS ini partainya orang-orang jujur,” ujar Fahri, Jakarta, Senin (25/4/2016). Fahri mendapat informasi mengenai jawaban Sohibul ketika ditanya oleh kader PKS tentang alasan pemecatan Fahri.

“Saya dapat SMS kader, nanya apa salahnya Fahri, lalu Pak Sohibul bilang, ‘Oh, ada salahnya yang lebih besar. Kalau dibuka, nanti jadi aib’,” imbuh Fahri. Fahri sendiri memang baru saja mendapat surat pemecatan dari jenjang kepartaian.

Menurutnya, ia merasa bahwa ada pihak yang memanfaatkan struktur partai untuk menyingkirkannya dari DPR. “Kalau nggak suka sama orang, ya nggak suka aja. Paling berdoa kepada Tuhan supaya tidak diberi benci dan dendam. Ini malah benci dan dendamnya, dia pakai struktur partai untuk menyingkirkan,” jelas Fahri.

Pada tanggal 1 April 2016 kemarin, DPP PKS menerbitkan Surat Keputusan Nomor 463/SKEP/DPP-PKS/1437 mengenai pemecatan Fahri dari semua jenjang kepartaian. Surat tersebut akhirnya dilayangkan menindaklanjuti putusan yang dikeluarkan oleh Majelis Tahkim atau Mahkamah Partai pada tanggal 11 Maret 2016 lalu.

Presiden PKS mengatakan bahwa Fahri seringkali melontarkan pernyataan-pernyataan yang kontroversial. Bahkan setelah dinasihati, Farhan belum menunjukan pola perubahan komunikasi politik. Sohibul sendiri menginginkan agar pergantian pimpinan DPR segera dilaksanakan dan PKS sendiri ingin Ledia Hanifa agar segera dilantik menjadi pimpinan DPR.

PKS hanya akan menunggu proses hukum hingga berkekuatan hukum tetap untuk melakukan pergantian Fahri sebagai anggota DPR. Akibat permasalahan ini Pimpinan DPR diminta untuk setia menunggu hingga ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap dari pengadilan.

(Nani Maryani)

Nani Maryani

Nani Maryani

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

More Posts - Website

Follow Me:
Facebook

Comments

comments

Share This Post

Post Comment