Tercium Hal yang Janggal di Kasus Terbakarnya Nenek 76 Tahun di Bekasi

Tercium Hal yang Janggal di Kasus Terbakarnya Nenek 76 Tahun di Bekasi

Jakartasatu.co – Sinur Purba, seorang nenek yang berusia 76 tahun tewas terbakar di dalam rumahnya di Jl Rawa Indah RT 006/06 No 15 Jati Cempaka, Pondokgede, Kota Bekasi. Menurut polisi setempat terhadap hal yang mencurigakan dan janggal dalam peristiwa kebakaran tersebut.

“Anggota Polsek masih mendalami kasus ini apakah korban mati karena dibakar atau membakar diri, karena kami menilai ada kejanggalan disini,” ujar Iptu Puji Astuti selaku Kasubag Humas Polres Bekasi Kota, Jumat (29/4/2016). Dugaan tersebut bertambah akibat keterangan Rudi Hartono (43) anak korban yang terlalu berbelit-belit sehingga menimbulkan spekulasi dan kecurigaan dari pihak kepolisian bahwa korban meninggal secara tidak wajar.

“Keterangan saksi ini terlalu berbelit-belit dan menurut informasi dari keluarga 7 bersaudara, dia ini agak stres. Nanti akan dites kejiwaannya apakah betul stres atau tidak,” tambah Iptu. Selain itu, polisi juga membawa sampel untuk diteliti di Puslabfor, “Kami tidak bisa menuduh  korban gitu saja karena harus ada bukti-bukti yang kuat. Makanya sampel korban yang terbakar diserahkan ke Labfor untuk diteliti,” imbuhnya.

Tidak hanya bukti-bukti sampel kebakaran, akan tetapi polisi juga sedang menunggu proses autopsi untuk mengetahui apa sebenarnya penyebab kematian korban. Kejanggalan lain dari peristiwa ini adalah terdengar teriakan korban meminta tolong yang sempat didengar oleh warga sekitar ketika api tengah melalap kamar korban. “Kalau dia bakar diri masa ya teriak meminta tolong,” kata Iptu.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 10.30 WIB dan berdasarkan keterangan dari Rudi Hartono (43), sebelumnya dia diminta oleh korban untuk membelikan 10 liter bensin dengan jeriken ke SPBU Jl Raya Jatiwaringin, Pondokgede, Kota Bekasi.

Menurut penjelasan dari Rudi bahwa ia menuruti perintah korban dengan bergegas menuju SPBU dengan menggunakan sepeda. Setelah ia membeli 5 liter bensin, kemudian bensin tersebut diletakkan di kamar mandi makar korban berdasarkan perintah korban sendiri.

Masih berdasarkan keterangan Rudi, korban kemudian meminta korek api dan Rudi pun memberikan korek berwarna biru kepada ibu korban sendiri. Setelah itu, Rudi kemudian meninggalkan ibunya didalam kamar dan untuk sementara aia pergi ke ruang keluarga untuk menonton televisi.

Setelah itu sekitar pukul 12.15 WIB, terdengar suara ledakan yang sangat keras dari arah kamar korban kemudian korban terbakar dan berguling-guling ditempat tidur. Tidak lama kemudian api menjalar ke seluruh ruangan kamar. Korban sendiri berteriak meminta pertolongan dan Rudi berusaha untuk memadamkan api dengan cara menyiramkan satu ember air kamar korban. Akan tetapi, api tidak kunjung padam yang kemudian membuat Rudi meminta bantuan warga sekitar dan api baru bisa dipadamkan oleh warga pada pukul 13.00 WIB.

(Nani Maryani)api

Nani Maryani

Nani Maryani

Seorang Mahasiswa di salah satu Universitas di Yogyakarta. Writing is Everything.

More Posts - Website

Follow Me:
Facebook

Comments

comments

Share This Post

Post Comment